Proses belajar tidak mengenal batas tempat, waktu, maupun usia. Dengan keinginan yang kuat untuk terus belajar, kita dapat menemukan cara kerja yang lebih baik, menyelesaikan masalah dengan lebih efektif, sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pelanggan.
Semangat inilah yang ditunjukkan oleh Andik Santoso, Teknisi OCS Indonesia di lokasi pelanggan fasilitas pendidikan yang kami kelola. Meski tak menempuh pendidikan tinggi di bidang teknik, Andik terus mengembangkan kemampuannya secara mandiri melalui pengalaman kerja, diskusi dengan anggota tim, hingga mengulik berbagai sumber pembelajaran daring. Baginya, setiap tantangan di lapangan adalah kesempatan untuk mempelajari hal baru dan menemukan solusi yang lebih baik.
Mengindentifikasi masalah dengan perhatian dan kemandirian
Bersama seorang rekan teknisi, Andik bertanggung jawab memastikan seluruh sistem mechanical, electrical, plumbing (MEP) dan AC di gedung universitas lima lantai tetap beroperasi dengan baik. Keandalan berbagai fasilitas tersebut membantu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi mahasiswa, dosen, maupun staf.
Meski perawatan rutin dilakukan dengan baik, tantangan sering kali datang tanpa diduga. Suatu hari, cuaca ekstrem menyebabkan salah satu panel surya di area gedung tertimpa puing-puing bangunan yang terbawa angin hingga memecahkan permukaan kacanya. Panel tersebut dianggap sudah tak lagi dapat digunakan dan perlu penggantian. Namun, Andik memeriksanya dengan lebih teliti untuk mencari alternatif solusi.
Ia memeriksa setiap komponen kelistrikan dan memastikan bahwa sebagian besar fungsi panel surya masih bekerja dengan baik. Alih-alih membuang seluruh unit, ia memanfaatkan panel tersebut sebagai sumber daya untuk mengisi aki berbagai peralatan operasional, termasuk kendaraan dinas di area kerja. Inisiatifnya membantu memperpanjang usia pakai aset, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
“Perbaikannya tidak membutuhkan biaya karena semua peralatan sudah tersedia. Hasilnya membantu tim bekerja lebih efisien karena pengisian daya aki tidak perlu lagi dilakukan di luar area yang tentu memerlukan waktu dan biaya.”
Andik Santoso
Technician at OCS Indonesia
Sebelumnya, Andik juga berhasil memperbaiki lampu emergency rusak tanpa harus menunggu proses pengadaan unit baru. Ia memperbaiki komponen yang bermasalah secara mandiri setelah mengidentifikasi penyebab utamanya, hingga berhasil menghemat biaya penggantian hingga jutaan rupiah. Inisiatifnya memastikan lampu emergency tetap menyala ketika terjadi pemadaman listrik, sehingga tidak ada gangguan pencahayaan saat sistem kelistrikan beralih ke pasokan genset.
Rasa ingin tahu yang menghasilkan nilai
Menurut Andik, selama aset masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan, ia tidak akan buru-buru meminta penggantian. Andik fokus berupaya memahami penyebab masalah dan mencari cara terbaik untuk memperbaikinya.
Pendekatan ini tumbuh dari semangatnya untuk terus belajar. Ia aktif bertukar pengetahuan dengan rekan kerja, mencari referensi teknis dari forum daring, dan mencoba mempelajari teknologi yang digunakannya di lapangan.
“Kalau saya bertekad mempelajari sesuatu, entah bagaimana caranya saya akan berusaha belajar. Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil mempelajari sesuatu, dan hal itu membuat saya bisa menemukan ide perbaikan lainnya di tempat kerja.”
Solusi praktis yang menumbuhkan kepercayaan
Berbagai inisiatif yang dilakukan Andik membantu menjaga kelancaran operasional pelanggan, mengoptimalkan pemanfaatan aset, serta mengurangi biaya yang tidak perlu. Solusinya pun menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan pelanggan dan tanggung jawab untuk memberikan hasil yang terbaik.
Inilah makna Trust yang tercermin melalui konsistensi, kemampuan menyelesaikan masalah, dan komitmen untuk terus berkembang dalam pekerjaan sehari-hari. Atas inisiatifnya, ia pun meraih rekognisi dalam OCS Indonesia TRUE Star Programme kategori Trust sebanyak 2 kali.
“Kepercayaan itu sangat penting. Dengan saling bekerja sama, menjalankan pekerjaan sesuai arahan, dan mengetahui prioritas yang harus dilakukan, kita bisa menjaga kepercayaan sekaligus terus mengembangkan kemampuan di masa mendatang.”
Kisah Andik menunjukkan bahwa kepercayaan pelanggan tidak hanya dibangun melalui keahlian teknis. Hal ini juga didukung oleh kemauan untuk terus belajar dan inisiatif untuk beraksi. Ketika semangat ini terwujud melalui tindakan nyata, perbaikan yang dilakukan tidak hanya menyelesaikan masalah tapi juga menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pelanggan serta memperkuat komitmen OCS Indonesia dalam memberikan layanan facilities management (FM) yang andal.