Kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini. Lewat buku, anak-anak bisa memperkaya wawasan namun kebiasaan sehari-hari lah yang berperan membangun kesadaran tersebut. Inisiatif hijau di lingkungan sekolah membantu mengubah teori menjadi praktik nyata, sekaligus membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dari lingkungan terdekat.
Di sebuah fasilitas pendidikan di Jakarta Pusat, OCS Indonesia mendukung terciptanya lingkungan belajar yang bersih dan aman. Peran kami mungkin terlihat seperti rutinitas kebersihan pada umumnya, namun pada praktiknya sering kali melampaui itu. Tim kami turut berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih hijau, nyaman, dan selaras dengan visi keberlanjutan sekolah.
Memberi nilai tambah pada material yang tak terpakai
Semangat dan kepedulian terhadap lingkungan ini tercermin dari Suhadi, salah satu General Service Officer OCS Indonesia. Dikenal kreatif dan proaktif, Suhadi melihat potensi dari material yang sudah tidak terpakai lalu mengubahnya menjadi barang bermanfaat. Ia memberikan solusi yang tak sekadar memperbaiki lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan ekologis.
Kontribusi hijau Suhadi dimulai ketika ia menemukan sebuah rangka panggung kayu yang sudah tidak terpakai. Alih-alih membiarkannya menjadi limbah, Suhadi melihat peluang untuk mengubahnya menjadi kolam ikan yang fungsional. Dengan dukungan team leader dan koleganya, ia membersihkan papan kayu tersebut, menyiapkan strukturnya, dan membuat kolam yang sebelumnya mungkin tak terpikirkan oleh banyak orang.
Kini, kolam tersebut menjadi rumah bagi lebih dari 100 ekor ikan konsumsi. Hasilnya sudah dapat dipanen dan dibagikan kepada staf dan guru sekolah, mengubah sesuatu yang semula terbengkalai menjadi manfaat nyata bagi komunitas.