Enggar Prasetyo menjalani hari-harinya memastikan segala sesuatu tetap bersih. Dia memimpin tim yang terdiri dari dua puluh petugas kebersihan di fasilitas produksi makanan dan minuman di Pasuruan, Jawa Timur. Lokasi manufaktur menuntut standar higiene yang ketat dan setiap detail permukaan menjadi perhatian. Dalam pekerjaannya, kelalaian sekecil apa pun bisa membawa dampak besar.
Tahun lalu, Enggar mulai memperhatikan hal di luar area produksi. Setiap Jumat, anak-anak sekolah dasar dari lingkungan setempat datang untuk mengikuti sesi belajar mingguan yang diadakan oleh pelanggan OCS Indonesia. Ada yang datang bersepeda, ada pula yang berjalan bersama dalam kelompok kecil. Mereka penuh energi, rasa ingin tahu, dan sesekali tampak malu-malu.
Saat mengamati program ini, Enggar menyadari banyak anak belum terbiasa dengan praktik kebersihan dasar. Hal itu terus mengganggu pikirannya, dan dia mulai berpikir untuk membagikan wawasan yang ia miliki.
Dari area produksi ke ruang belajar
Akhirnya, ia menyampaikan ide ke pelanggan kami untuk mengadakan kelas tentang kebersihan untuk anak-anak. Materinya tidak rumit, hanya pelajaran praktis yang bisa mereka terapkan sehari-hari.
Dia ingin menunjukkan kepada mereka langkah mencuci tangan dengan benar, cara menyapu, mengepel, dan membersihkan debu di ruangan. Enggar juga berusaha mengajarkan anak-anak tentang pemilahan sampah, perbedaan antara bahan organik dan anorganik, serta alasan hal ini penting dipelajari. Idenya mendapat sambutan positif dari pelanggan kami.