HSE | Keberlanjutan | Lingkungan

Membangun Budaya K3 melalui Kolaborasi: Tanggung Jawab Kita Bersama

OCS Team

OCS Team

23 Jan, 2026

Membangun Budaya K3 melalui Kolaborasi: Tanggung Jawab Kita Bersama

Peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini berfokus pada pembangunan ekosistem pengelolaan K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif. Di OCS Indonesia, kami memandang pekerjaan kami sebagai bagian dari ekosistem tersebut. Kontribusi kami dimulai dengan memastikan setiap kolega memahami perannya dan menjalankannya secara konsisten.

Untuk membangun ekosistem yang kuat, dibutuhkan individu yang kompeten, kebiasaan kerja yang konsisten, serta tim yang mampu bekerja bersama. Bagi kami, kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan (HSE) bukan menjadi tanggung jawab satu saja, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab sehari-hari seluruh kolega.

Profesionalisme tercermin dari cara kita menjalankan prosedur dengan benar. Keandalan terlihat dari konsistensi kita menerapkan budaya K3. Kolaborasi hadir dalam percakapan sehari-hari, saat kita bersama-sama membahas risiko dan solusi. Pendekatan yang praktis ini tak hanya melindungi bukan operasional, tetapi juga orang-orang yang berperan di baliknya.

Dian Pratiwi, Country QHSE Manager OCS Indonesia, menjelaskan bagaimana prinsip ini diterapkan dalam keseharian.

“Kolaborasi itu penting karena meningkatkan kesadaran. Ketika orang-orang memahami risiko sejak awal, mereka akan lebih mudah bekerja sama untuk mencegah bahaya dan menurunkan potensi insiden atau kecelakaan.”

avatar

Dian Pratiwi

Country QHSE Manager OCS Indonesia

Membangun profesionalisme lewat kebiasaan yang konsisten

Profesionalisme tumbuh dari praktik yang dilakukan secara rutin. Tim QHSE secara konsisten mengintegrasikan prinsip HSE dalam aktivitas kerja sehari-hari melalui pelatihan dan komunikasi yang berkelanjutan.

Di setiap townhall bulanan, baik di head office maupun frontline townhall, kami selalu mengawalinya dengan safety talk untuk mengingatkan kembali pemahaman dasar tentang K3. Sesi ini menegaskan standar K3 perusahaan untuk pekerja head office. Sementara HSE moment dijelaskan kepada tim garda depan dengan materi yang disesuaikan kondisi site, mulai dari potensi bahaya hingga penggunaan peralatan kerja.

“Keselamatan dimulai dari kesadaran. Saat hal-hal dasar menjadi kebiasaan, budaya akan terbentuk dengan sendirinya.”

Menjaga keandalan melalui proses yang terintegrasi

Keandalan berawal dari sistem kerja yang kuat, serta saling terhubung lintas departemen. Untuk itulah kolaborasi menjadi faktor penting dalam menjaga budaya K3.

Kini, asesmen risiko dan inspeksi site dilakukan bersama tim Sales dan Service Experience. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi dan mengendalikan risiko sejak awal, terutama untuk pekerjaan berisiko tinggi seperti pekerjaan di ketinggian, rope access, confined space, dan pekerjaan kelistrikan. Dengan demikian, potensi bahaya dapat dikendalikan sebelum pekerjaan dimulai.

Tim Learning & Development juga berperan penting menyusun materi pelatihan yang mencerminkan kondisi nyata di masing-masing project. Hal ini membantu kolega lebih siap dan percaya diri saat bekerja di lapangan.

Four people stand indoors, three in matching navy shirts with OCS logos, one in a white shirt. The woman in the group holds a framed certificate, and they all smile at the camera. A couch and air conditioner are visible behind them.

Kolaborasi antara tim QHSE dan ESG turut memperkuat komitmen terhadap aspek lingkungan, mulai dari pemantauan konsumsi energi hingga pengelolaan limbah. Bagi kami, aspek keberlanjutan merupakan bagian dari praktik operasional sehari-hari.

Sistem yang kami jalankan juga divalidasi melalui standar internasional seperti ISO 37001 dan ISO 14644-1:2015 yang diraih melalui kolaborasi dengan tim Legal dan Service Experience. Sertifikasi ini menegaskan bahwa kerangka kerja yang kami terapkan berjalan secara konsisten dan dapat diandalkan.

“Sertifikasi ini mencerminkan standar yang kami jaga di seluruh pekerjaan, sekaligus memperkuat komitmen kami dalam memberikan kualitas layanan yang konsisten.”

Memperkuat kolaborasi demi kesehatan dan kesejahteraan kolega

Kolaborasi juga mencakup aspek kesehatan pekerja. Bersama tim HR, kami menjalankan berbagai inisiatif seperti wellness programme dan komunitas olahraga untuk mendukung kesehatan fisik dan mental. Pasalnya, tim yang lebih sehat akan lebih fokus, produktif, dan andal dalam bekerja.

Seluruh upaya ini sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional. Kami terus membangun ekosistem pengelolaan HSE yang lebih kuat dengan menanamkan profesionalisme, keandalan, dan kolaborasi ke dalam cara kerja sehari-hari.

Keselamatan tidak berhenti pada sistem atau program. Ia hidup dalam disiplin dan kesadaran setiap individu. Dengan kolaborasi bersama, kami membangun lingkungan kerja yang memungkinkan setiap orang bekerja optimal dan kembali ke rumah dengan selamat.

Kolaborasi di Setiap Pilar QHSE

Melalui kolaborasi lintas fungsi, OCS Indonesia terus memperkuat setiap elemen QHSE:

  • Quality – Menjaga standar melalui kolaborasi rutin dengan tim Operations dan Service Experience.
  • Health – Mendukung wellbeing kolega melalui berbagai program bersama tim HR.
  • Safety – Mengelola risiko melalui perencanaan bersama tim dan inspeksi lapangan secara berkala.
  • Environment – Mengelola dampak operasional melalui praktik keberlanjutan yang terukur.

Share this story